MENU WISATA DIENG

Beranda » Uncategorized » Legenda Tak Berujung, Kawah Sikidang Dieng

Legenda Tak Berujung, Kawah Sikidang Dieng


sikidang

Obyek Wisata Alam Kawah Sikidang adalah salah satu Tempat Wisata di Dieng yang Terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Obyek Wisata yang satu ini tak pernah sepi pengunjung karena merupakan salah satu destinasi utama di Dieng, namun dibalik keindahannya, Kawah Sikidang mempunyai Legenda yang tak Berujung dan mempunyai rahasia dibalik Rambut Gimbal yang tumbuh pada beberapa anak yang ada di Dieng.

Alkisah Legenda Kawah Sikidang Dieng berawal dari Murkanya Seorang Raja Bernama Kidang Garungan ( Raja yang berkepala Kijang ) Kepada Seorang Ratu Bernama Sintha Dewi yang Menolak Cintanya, Berikut Kisahnya : Dahulu kala, sebelum adanya Kawah Sikidang, Di sekitar Dieng hiduplah seorang putri bernama Ratu Sintha Dewi yang Cantik dan tersohor namanya, dan suatu ketika berita akan kecantikan sang ratu terdengar sampai ke Seorang Raja Kidang Garungan yang Sakti Mandraguna, dan pada suatu hari sang Raja Kidang Garungan pun meminang sang ratu sintha dewi, alangkah senangnya sang ratu mendengar ada seorang raja yang akan meminangnya, tapi, sesampainya raja tersebut di kerajaan sang ratu, semua orang dan termasuk ratu terkejut melihat sosok seorang Raja Kidang Garungan yang Berkepala Kijang ( Bahasa Jawa ; KIdang ) , sang ratu pun tak bisa menolak lamarannya, karena Kidang Garungan sangat sakti, sehingga sang putri membuat siasat untuk membatalkan pernikahannya dengan raja tersebut, setelah beberapa hari memikirkan bagaimana caranya membatalkan pernikahannya, akhirnya sang ratu menemukan sebuah ide untuk mengajukan permintaan kepada sang raja sebelum mereka menikah, permintaan sang ratu cukup sederhana, yaitu sebuah Sumur yang sangat dalam, sang raja pun menyanggupi permintaan sang ratu, keesokan harinya sang raja dibantu pengawalnya membuat sumur disebuah lereng di Sekitar pegunungan Dieng, dan pada saat Sang Raja dan pengawalnya masih menyelesaikan maharnya membuat sumur, sang Ratu dan para pengawalnya pun bergegas pergi menuju sumur tersebut, tak disangka sang ratu pun menyuruh para pengawalnya untuk menimbun sumur tersebut, alhasil sang raja dan pengawalnya yang ada didalam sumur pun tak bisa keluar, raja pun berontak mengeluarkan kesaktiannya tapi tak ada hasil, tanah disekitar sumur pun bergetar dan terjadi ledakan, raja pun sangat kesal kepada sang ratu, dan dengan lantangnya sang Raja pun murka dan mengeluarkan kutukan kepada Ratu, bahwa kelak keturunanya akan terkena sakit dan berambut gimbal.

sampai saat inidi Dataran Tinggi Dieng masih bisa kita jumpai anak-anak yang berambut gimbal, baca juga artikel lain tentang anak rambut gimbal dieng DISINI

%d blogger menyukai ini: